Feeds:
Posts
Comments

Jika dakwah adalah jalan yang panjang, jangan pernah berhenti sebelum menemukan penghujung

Jika dakwah beban yang berat, mintalah punggung yang kuat untuk menopang

Jika pendukung dakwah sedikit, jadilah bagian yang sedikit itu

Yakinlah jalan yang terjal, sulit, dan penuh tantangan ini lebih menyelamatkan

“Ukhuwah itu bukan terletak pada pertemuan, bukan pada manisnya ucapan bibir…tapi terletak pada ingatan seseorang terhadap saudaranya di dalam do’anya” (Al Gazali)

Ketika seorang beriman berdiri untuk melaksanakan sholat, Allah memandangnya hingga ia selesai melaksanakannya. Rahmat Allah meliputi kepalanya, para malaikat mengelilinginya dari segala sudut hingga kaki langit, dan Allah menugaskan seorang malaikat untuk berdiri di kepalanya sambil berucap, “Hai orang yang beribadah! Jika kau tahu siapa yang sedang memandangmu dan kepada siapa kau memohon, maka kau tak kan memandang ke tempat lain dan kau tak kan meninggalkan posisimu.” (Mustadrak al wasa’il, bab 2, hadis 22)

McD dan Circle K

Selasa, 30 Desember 2008…

sekitar pukul 5 saya dan denny, teman satu kontrakkan saya, berjalan di sepanjang jalan dago. tadi malam kami berdua menginap di kos dipta, teman saya dari balikpapan. dengan langkah agak sedikit mengantuk, kami berdua memaksakan diri untuk segera pulang ke rumah kontrakkan kami karena malam itu banyak teman kami yang menginap di kos dipta. karena merasa kurang nyaman dengan banyaknya manusia dalam kamar itu, akhirnya kami berdua memutuskan untuk melanjutkan istirahat di rumah saja.

setelah 5 menit berjalan, akhirnya kami sampai di simpang dago. kami mengambil jalan di depan McDonald simpang dago. heran juga ya…kenapa McD bisa buka 24 jam?? nggak angop (capek, ngantuk-bahasa gaul balikpapan =P) apa pegawainya?? denny juga menanggapi, “capek juga sih…tapi kn kerjanya shift-shiftan…”. kita sama-sama tahu bahwa McD merupakan perusahaan waralaba yang tersebar di seluruh dunia. namun walaupun begitu, mereka tetap saja berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggannya dengan membuka pelayanan 24 jam non-stop.

kami berjalan lagi. kami menunggu angkot caheum-ciroyom menuju ke rumah kami. tak ada angkot melintas, bahkan tak ada satupun kendaraan melimtas. heran…biasanya rame jam segini pikirku. akhirnya kami berjalan agak jauh lagi melewati bank mandiri cabang siliwangi. denny mengajak saya untuk mampir dulu ke circle K dekat situ untuk membeli roti sarapan pagi. saya menyetujuinya karena saya juga ingin beli roti isi coklat keju.

kami akhirnya sampai di depan circle K. circle K juga luar biasa. mereka merupakan mini market satu-satunya yang buka 24 jam di bandung (sepengetahuan saya lho..hohoho). kami berdua masuk ke dalam toko dan kami menemui satu orang pegawai circle K yang berjaga di balik counter pembayaran. kami berjalan ke counter penjualan roti. denny mengambil sebuah roti tawar dan sekaleng kornet. saya mengambil roti isi coklat keju dan sebungkus kripik kusuka rasa ayam lada hitam. kami langsung membawanya ke depan pria yang menjaga toko itu. dengan penuh senyum, dia memberikan penjelasan bahwa roti kami akan kadaluarsa pada tanggal sekian dan sekian. dia juga terus melayani kami dengan ramah sampai kami keluar dari toko. luar biasa. padahal apabila orang itu mau, bisa saja dia melayani kami seadanya karena hari itu masih pagi-pagi buta sekali.

setibanya di rumah, kami berdua beristirahat sebentar dan kami berdua menonton acara berita di sebuah stasiun TV pukul 6.30. seperti biasa, kami sudah bisa menebak isi berita hari ini. kericuhan, keributan, anarkisme, dan hal-hal semacam itu namun dibungkus dengan “label” yang berbeda. kekerasan selalu terjadi di Indonesia. di jalan, pasar, bahkan di lapangan sepakbola pun orang Indonesia bisa melampiaskan kekerasan dalam dirinya. tak salah apabila dalam banyak blog, orang malaysia suka menyebut orang indonesia dengan sebutan “indon” dan orang indonesia tidak mau kalah, dalam berbagai kesemapatan mereka menyebut orang malaysia dengan sebutan “malingsia”. terkadang aku sendiri sering menertawakan mereka yang suka bertindak kelewat konyol (…jangan dicontoh ya…) dan aku pun sering bercanda dengan menyebut kata “indon” apabila ada teman serumah saya yang suka melakukan hal-hal yang aneh (terutama seseorang yang di STEI…hehehe).

saya berpikir mengapa orang indonesia punya kecendrungan untuk melakukan hal-hal yang konyol? mengapa mereka jarang berpikir positif untuk memberikan yang terbaik, seperti yang dilakukan McDonald atau circle K? jawabannya adalah…mereka TIDAK BERANI untuk maju. dibutuhkan suatu keberanian demi memperbaiki bangsa. dibutuhkan saling percaya untuk membangun bangsa. dibutuhkan kepedulian untuk mengangkat moral bangsa yang sedang terpuruk ini. dan itu semua bisa kita lakukan bersama, sahabatku…

mari kita mulai perbaiki diri. kita lupakan kesalahan dan keburukan masa lalu karena itu tidak dapat kembali. cukup kita ambil hikmah positifnya dan…YA, kita melangkah untuk menjadi yang TERBAIK. kita ambil momen tahun baru ini sebagai awal perbaikan diri kita. yah…tidak perlu melakukan hal yang besar, cukuplah kita membenahi diri dengan mulai hidup mandiri tanpa merepotkan orang lain mulai hari ini juga. kita mulai pembenahan diri ini sambil memberikan kepedulian kepada orang lain. ambil gampangnya, kita bisa mulai berinfaq Rp 1000 kepada yang membutuhkan. mungkin itu jumlah yang tak sebanding, namun kita bisa mulai menanamkan karakter memberi kepada sesama dari situ. 3M…begitu kata a’a gym “mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang, mulai dari hal-hal kecil”

Wahai teman-temanku yang mulia….

pernahkah kalian semua berpikir layaknya diriku?

kita mengaji 1 juz per hari, namun teman-teman terdekat kita masih membiarkan al qur’an tergeletak di pojok lemari

kita selalu menjadi imam tiap solat subuh, namun teman-teman terbaik kita masih suka tertidur di atas ranjangnya di saat muadzin mengumandangkan adzan

kita telah mengerti berbagai rumus turunan dan integral dengan mudah, namun di sekeliling kita masih banyak sahabat kita yang masih belum paham tentang penjumlahan

kita dengan mudah membelanjakan uang untuk bersenang-senang, namun banyak saudara kita mengemis demi roti isi coklat seharga Rp 1000

kita senantiasa menjadi pemimpin di setiap kesempatan, namun kawan kita masih suka mengucapkan kata-kata kotor yang tak seharusnya diucapkan

kita sibuk bagaimana mendapatkan nilai A untuk setiap mata kuliah, namun anak-anak di lingkungan sekitar rumah kos kita masih banyak yang belum bisa membaca

kita sudah rajin solat lima waktu di mesjid berjamaah, namun masih banyak teman kita yang asyik bercanda ditambah dengan tawa yang terbahak-bahak di kala adzan berkumandang

kita sudah hafal sekian juz dari al qur’an, namun masih ada sahabat kita yang mempertanyakan keberadaan Tuhannya

kita bingung memilih pakaian yang cocok untuk kita di distro dan FO, namun banyak saudara kita yang menangis karena kedinginan tanpa sehelai pakaian pun di tubuhnya

Sudah cukup beban bangsa ini kawanku

buat apa kita mengejar “kesempurnaan” namun orang-orang di sekitar kita bahkan tidak mengenal “kebaikan”?

sudah cukup bangsa ini menangis, menangis oleh sikap manusia yang tidak peduli akan saudaranya

bangsa ini butuh kepedulian bukan kesempurnaan

teman-teman sekalian….coba deh kita inget-inget lagi, pasti kita pernah merasa “bete” abis padahal hari itu lagi cerah, angin lagi sepoi-sepoi, atau kita baru dapet baju baru. trus coba inget-inget lagi….pernah nggak ngerasa hati ini ringan bagaikan ingin terbang walaupun kita baru “nyelesaikan” ujian yang sama sekali kita nggak ngerti!! (hohoho…nyeritain diri sendiri ya mas??)

so, tahu nggak kesimpulannya?? menyenangkan atau nggaknya hari yang kita lalui itu tergantung gimana hati kita ngeresponnya, apakah dengan POSITIF atau NEGATIF. kalau kita udah nganggap hari ini bakal membosankan maka jadilah hari kita penuh dengan kebosanan, kalau kita nganggap diri kita bodoh maka kita bakal betul-betul “bertransformasi” jadi bodoh, kalau kita sudah berkata dalam hati bahwa kita nggak bisa ngerjain soal latihan dari dosen kita maka kita akan benar-benar jadi nggak berdaya menghadapi soal tersebut. jadi, apa yang salah dari sini??

sekarang…coba bayangkan situasi ini. ada 2 orang pria yang sedang berada di tepi sebuah jurang dengan jarak sekitar 5 meter dan dalamnya 1 kilometer (dalam banged nggak sih??). ketika orang pertama ditanya “apakah Anda yakin mampu melewati jurang ini?”, dia menjawab “saya tidak yakin..lihat saja, betapa jauh dan dalamnya jurang itu!”. orang kedua ditanyakan dengan pertanyaan yang serupa dan dia menjawab “saya YAKIN bisa melewatinya”. kemudian sekarang saya bertanya “seandainya Anda HARUS bertaruh pada salah satu orang tersebut tentang siapa yang akan mampu melewati jurang itu, (saya yakin 100%) Anda akan bertaruh pada orang yang memiliki keyakinan itu. mengapa???

karena keyakinan adalah modal besar untuk meraih segala impian yang ingin kita raih. kelihatan simpel?? tunggu dulu! banyak orang di sekitar kita yang sudah “menyerah sebelum perang” untuk mencapai mimpi-mimpinya. mereka ragu akan mimpi mereka sendiri. mereka tidak berani untuk bermimpi setinggi langit. mereka berprasangka bahwa mereka tidak layak mendapatkan mimpi mereka sendiri.

banyak orang berkata “saya sudah melakukan hal ini dan hal itu, namun mengapa saya tetap gagal??”. sebelum saya menjawab pertanyaan orang-orang itu, saya akan balik bertanya kepada mereka, “apakah anda sudah MEMBIARKAN diri anda untuk sukses??”. kawan-kawanku semua…mari kita sama-sama merenung dan mulai memuhasabah diri kita. kita mungkin sering menyalahkan Allah di kala kita dalam kesulitan dan dihadapkan dalam situasi yang tidak menyenangkan bagi kita. kita lupa bahwa siapa tahu Allah sedang mengingatkan kita atau bahkan Dia sedang memberikan jalan yang lebih baik daripada yang kita inginkan…Astaghfirullah…

marilah kita jadikan tahun baru islam 1430 H ini menjadi suatu momen awal kita untuk terus senantiasa memperbaiki diri. anggaplah kita adalah orang yang paling buruk amalnya sehingga kita terus termotivasi untuk selalu beramal baik. ekstrimnya, anggaplah kita mengetahui bahwa waktu hidup kita tinggal 1 hari lagi (!!!) sehingga kita terus mengingat akan kematian dan ujung-ujungnya kita bisa makin mendekatkan diri kepada Allah. inget! kita harus ingat mati bukan cari mati!hehehe… =)

Silahkan diisi…

Makanan yang kita makan sehari-hari kebanyakan merupakan campuran berbagai bahan makanan yang telah diolah. Setiap bahan makanan, kecuali gula dan minyak, merupakan campuran antara berbagai zat gizi dengan bahan bukan zat gizi. Bahan yang termasuk zat gizi adalah karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air. Oksigen dari udara, yang dihirup oleh paru-paru masuk ke dalam pembuluh kapiler paru, diikat oleh haemoglobin (Hb) dalam butir darah merah lalu beredar ke seluruh tubuh, masuk ke dalam sel jaringan untuk digunakan.

Di dalam tubuh, makanan yang kita makan berturut-turut mengalami proses: 1. pencernaan (disgestion) di dalam saluran pencernaan, dimana terjadi pembebasan zat-zat gizi dari makanan, 2. penyerapan (absorption) yaitu masuknya zat gizi dari dalam usus ke dalam aliran darah melewati dinding usu halus, 3. pengangkutan (transportation) oleh aliran darah dari dinding usus ke seluruh jaringan yang memerlukannya, dan 4. penggunaan (utilization) oleh sel menjadi struktur sel, substansi pengatur, dan untuk membentuk energi. Zat sisa yang tidak dibutuhkan sel akan kembali ke dalam darah, diangkut oleh aliran darah ke organ-organ pengeluaran yaitu ginjal, paru-paru, kulit, dan lain-lain untuk dibuang ke luar tubuh (excretion).

Fisiologi Pencernaan

Di dalam saluran pencernaan, secara berturut-turut makanan akan mengalami proses pencernaan, penyerapaan zat gizi, dan pembentukan faeses dari sisa makanan yang tidak diserap

Proses pencernaan dimulai di dalam rongga mulut, dimana makanan dipotong-potong, digiling oleh gigi geligi, dan dicampur dengan ludah yang mengandung enzim pencerna, lalu ditelan dan masuk ke dalam lambung untuk dicampur dengan getah lambung. Oleh gerakan peristaltik, makanan akan didorong masuk ke dalam usus 12 jari (duodenum) untuk dicerna lebih lanjut. Lama tinggal makanan di dalam lambung tergantung pada komposisi dan kepekatan zat gizi makanan tersebut. Makanan cair dan makanan lembek akan tinggal di dalam lambung selama 15-30 menit, sedangkan makanan padat akan tinggal di dalam lambung antara 3-5 jam. Di dalam lambung, protein akan tinggal lebih lama daripada karbihidrat sedangkan lemak akan tinggal lebih lama daripada protein.

Di dalam duodenum, makanan bercampur dengan berbagai getah pencernaan yang berasal dari hati, kandung empedu, pankreas, dan dinding duodenum sendiri. Di sini proses pencernaan berakhir. Dengan proses pencernaan, yang dimulai di mulut dan berakhir di duodenum, molekul-molekul makanan secara mekanis dan kimia diubah menjadi molekul-molekul yang lebih kecil dan sederhana sehingga siap untuk diserap darah pada dinding usus halus yaitu pada jejunum dan ileum. Molekul-molekul kecil basil pencernaan berupa:

1. monosakarida yaitu glukosa, fruktosa, dan galaktosa yang berasal dari molekul besar karbohidrat yaitu polisakarida;

2. asam lemak dan gliserol yang berasal dari lemak;

3. asam-asam amino yang berasal dari protein dan;

4. vitamin dan mineral bebas yang tadinya mungkin berikatan dengan molekul lain.

Oleh gerakan peristaltik, makanan akan didorong dari usus halus ke dalam usus besar. Makanan padat akan tiba di ujung hilir usus halus dalam waktu 4,5 jam, lalu memasuki usus besar dalam waktu 5,5 jam setelah makanan ditelan.

Di dalam usus besar terjadi penyerapan air dan elektrolit sehingga ampas makanan akan menjadi pekat membentuk faeses di ujung hilir usus besar lalu dibuang ke luar melalui anus, 12-24 jam setelah makanan tersebut dimakan.

Penyerapan dan Transportasi Zat Gizi

Zat gizi yang sudah siap-serap di dalam usus halus akan memasuki sel dinding usus halus baik secara aktif maupun secara pasif. Di dalam sel dinding usus halus sebagian zat gizi akan berasimilasi dan selanjutnya zat gizi baik yang sudah berasimilasi maupun yang masih utuh mengikuti aliran darah dan getah bening menuju ke hati.

Di dalam hati, zat gizi memasuki sel hati dan mengalami berbagai proses baik pembentukan maupun penguraian. Bagi hati, zat gizi merupakan bahan baku untuk pembentukan berbagai keperluan seperti: perbaikan struktur sel yang rusak, pembentukan hormon, enzim, dan albumin, sintesis cadangan energi berupa glikogen dan lemak. Selain itu, di dalam hati terjadi juga sintesis dan resintesis zat gizi untuk dikirimkan ke seluruh sel jaringan tubuh melalui aliran darah.

Penggunaan Zat Gizi oleh Jaringan Tubuh

Di dalam sel jaringan, zat gizi digunakan untuk berbagai keperluan yaitu: penggantian struktur sel yang rusak, pembentukan zat pengatur dan pemelihara proses dalam tubuh yaitu protein, hormon, dan enzim; pembentukan zat gizi cadangan dan pembentukan energi. Dengan demikian di dalam tubuh makanan mengalami rangkaian proses yang dimulai dengan proses pencernaan dimana zat gizi dibebaskan dari makanan sampai zat gizi itu dirubah dan digunakan untuk berbagai keperluan sel, termasuk menjadi bagian sel itu sendiri. Dengan kata lain, makanan itulah yang membentuk tubuh kita. Rangkaian proses untuk merubah makanan menjadi zat-zat yang dapat digunakan tubuh disebut metabolisme. Tercakup dalam proses metabolisme tersebut adalah proses pembentukan (anabolisme) dan proses penguraian (katabolisme). Proses anabolisme bersifat membentuk molekul-molekul yang lebih besar dan kompleks dari molekul-molekul yang kecil dan sederhana. Sedangkan proses katabolisme bersifat menguraikan molekul yang lebih besar menjadi molekul yang lebih kecil dan sederhana. Proses katabolisme dan anabolisme juga terjadi dalam sel. Melalui proses anabolisme di dalam sel, zat gizi digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan struktur sel, zat gizi cadangan, enzim hormon, dan lain-lain. Struktur sel terbuat dari zat gizi karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan air. Cadangan zat gizi terbentuk dari kelebihan zat gizi. Cadangan karbohidrat berupa glikogen yang disimpan terutama di dalam sel hati dan otot. Cadangan lemak adalah trigliserida yang berada di dalam dan di antara sel, terutama pada jaringan adiposa. Lemak dan glikogen merupakan sumber cadangan energi endogen. Hormon dan enzim terbuat dari protein, vitamin, dan mineral. Pada umumnya proses anabolisme memerlukan energi. Pada proses katabolisme dihasilkan molekul lebih kecil dan sederhana yang dapat digunakan untuk bahan baku proses anabolisme atau bila tidak diperlukan hasil metabolisme itu akan dibuang keluar tubuh melalui organ-organ ekskresi.

Pada katabolisme zat gizi penghasil energi yaitu karbohidrat, lemak, dan protein terjadi pembebasan energi dalam bentuk energi kimia. Energi yang dibebaskan ini dirubah menjadi energi kimia dalam bentuk lain yaitu substansi dengan ikatan phosphat berenergi tinggi misalnya adenosine triphosphat (ATP), dimana ATP dibentuk dari Adenosin diphosphat (ADP). Energi kimia dalam bentuk ATP ini dapat diubah menjadi energi dalam bentuk lain, seperti energi mekanis pada kontraksi otot, energi listrik seperti pada penghantaran rangsang syaraf dan energi panas untuk memelihara suhu tubuh.

Dalam proses katabolisme dikenal 2 macam proses yaitu:

1. Proses anaerob dimana proses katabolisme terjadi tanpa penggunaan oksigen. Pada proses ini pembentukan energi terjadi dalam waktu yang singkat tetapi jumlahnya sedikit.

2. Proses katabolisme aerob dimana proses katabolisme terjadi dengan menggunakan oksigen. Pada proses ini, pembentukan energi terjadi secara lambat namun jumlahnya banyak

Dari uraian di atas jelas bahwa proses anabolisme dan katabolisme adalah 2 proses yang berkesinambungan, saling mengisi satu sama lain. Energi yang dibebaskan pada proses katabolisme akan digunakan untuk proses anabolisme dan pada gilirannya produk anabolisme akan digunakan sebagai bahan baku nagi proses katabolisme.

Baik proses katabolisme maupun proses anabolisme merupakan rangkaian reaksi biokimia yang panjang dan berlangsungnya reaksi tersebut dipercepat oleh katalisator yaitu enzim. Tanpa enzim, reaksi berlangsung lambat. Enzim tersusun dari apoenzim dan koenzim. Apoenzim adalah suatu protein yang disintesis dalam kelenjar-kelenjar tubuh. Koenzim dapat terbentuk dari organik, umumnya vitamin atau zat anorganik mineral.

Terjadinya kegiatan anabolisme atau katabolisme di dalam sel tergantung pada kegiatan hormon yang mengaturnya, yaitu protein yang disintesis di dalam kelenjar buntu. Proses anabolik dirangsang oleh kerja hormon anabolik, misalnya insulin dan hormon anabolik steroid. Sedangkan hormon adrenalin, noradrenalin, kortisol, dan glukagon adalah hormon yang merangsang terjadinya proses katabolik.

Jagalah Dirinya

Sepi ini kurasa begitu dalam

kutahu tak satu pun yang mengerti

arti kehilangan yang begitu dalam pada suatu yang dicintai

yang kulalui saat ini


Ku hanya ingin Dia yang tahu

bahwa inilah perjuanganku

pilihan dari sanubari terdalamku

yang tak bisa kudustai


Hanya Dia yang kucintai

kuingin Ia tahu

ku tak sekedar berjanji

inilah pilihanku


Wahai sahabatku…

inilah ikrarku pada yang kucinta

ku ingin kau bisa mengerti

pilihan tak selamanya indah seperti halnya taman berbunga wangi


Sungguh hati ini bukan tak berat

bukannya tidak meninggalkan bekas yang dalam

namun kutahu itu yang kan kudapat

begitu ku meniti titian ini


Sekarang ku hanya bisa berdoa

pada yang lebih kucinta

“jagalah dirinya”

dengan hati ikhlas walau hati ini terisak…

Suatu hari seusai sholat maghrib saya dan 2 kawan baik saya pergi keluar dari rumah kontrakkan untuk mencari makanan, maklum kami kelaparan setelah sore harinya asik bermain futsal di kawasan kosambi. Awalnya kami pergi menuju tukang nasi goreng langganan kami tak jauh dari rumah kami. Tak disangka, setibanya kami di sana kami hanya menemui tempat yang biasa dijadikan tempat mangkal tukang nasi goreng langganan kami terhampar kosong. Nampaknya hari ini mereka tidak berjualan. Kami putuskan untuk berjalan lebih jauh ke atas untuk mencari makanan. Kami sampai di depan tempat berjualan mie pangsit yang pernah kami datangi. Namun, sekali lagi kami kurang beruntung. Mie pangsit hangat harus dilupakan dan kami pun harus menahan lapar (ditambah kaki yang pegal setelah ditendang-tendang waktu main futsal tentunya).

Beruntung, penantian kami tidak berlangsung lama karena setelah berjalan beberapa meter ke atas kami menemukan gerobak nasi goreng dengan bertuliskan “Nasi Goreng Gila” di depannya tepat di seberang jalan kami berada. Kontan saja kami bertiga mengambil keputusan untuk menyebrang jalan walaupun saat itu keadaan jalan sedang padat oleh kendaraan. Setibanya di dekat gerobak tersebut, saya langsung berinisiatif untuk memesan nasi goreng yang namanya kedengaran unik itu. Saya menoleh ke dua orang kawan saya dan mereka pun menganggukkan kepala tanda setuju. Yaah…pikiran kita bertiga sama. Selain ingin mencoba makanan yang baru kali ini kami dengar, perut kami pun sudah memberikan “sinyal” setuju tanpa pikir panjang lagi =P. “Nasi goreng gila tiga, pak…yang satu nggak pake vetsin” pesan saya kepada bapak penjual nasi goreng yang berpenampilan lusuh dan agak tua itu. Salah seorang teman saya memang biasa tidak “memakai” vetsin dalam makanan yang dimakannya, walaupun saya sendiri tidak tahu apa perbedaan antara makanan dengan vetsin atau tanpa vetsin. Bapak itu mengulang kembali orderan saya dan bapak itupun mulai mengerjakan orderan kami.

Sekilas sambutan dari bapak penjual itu nampak kurang ramah. Kami pun duduk di tempat yang disediakan. Ternyata bapak itu masih mengerjakan orderan orang lain sebelum kami. Sedang memborong nampaknya pikir saya karena orang itu memesan 7 nasi goreng dengan telor. Saya berpikir bagaimana sih wujud dari nasi goreng gila itu karena kalau melihat dari pesanan milik orang yang barusan nampaknya tidak ada bedanya.

20 menit berlalu. Kok lama banget sih kita dilayani?? pikir saya. Bapak itu masih sibuk mengerjakan orderan orang yang tadi. Orang itupun nampak tidak sabar karena bapak itu memang memasak nasi goreng tidak seterampil tukang nasi goreng yang biasa kami datangi. Akhirnya, pesanan orang itu selesai dan dengan cepat orang itu memberikan uang kepada bapak itu. Akhirnya giliran kami begitu pikirku.

30 menit berlalu sejak saya memesan nasi goreng. Bapak itu akhirnya memasak telor untuk nasi goreng kami. Saya melihat salah seorang teman saya sudah tertidur dengan wajah tertelungkup ke tangan. Teman saya yang lain juga nampak sama-sama tidak sabar seperti saya. Anehnya lagi, bapak itu bukannya langsung mengangkat telor kami bahkan malah memotong-motong sayuran yang biasa dimakan untuk membuat capcay. Kami kan tidak mesan capcay?? begitu kataku dalam hati sambil sedikit tak sabarkan diri karena adzan isya juga telah berkumandang. Masa’ mesen nasi goreng aja sampai selama ini?? Dengan santainya bapak itu malah memasukkan sayuran tadi ke dalam wajan untuk membuat capcay. Benar!dan nasi goreng kami yang telah siap disantap lengkap dengan telornya malah dibiarkan begitu saja di depannya. Kok nggak buru-buru diberikan ke kami sih?kan nasinya udah selesai dibuat. Kok malah buat capcay?? pikirku dengan keheranan.

Aku terus merasa keheranan sampai akhirnya…..bapak itu menuangkan capcay itu ke atas nasi goreng kami dan akhirnya meletakkan nasi goreng tersebut ke hadapan kami dengan senyuman yang tulus. Saya terperanjat sesaat dan kami langsung menyantap nasi goreng itu. Subhanallah… sungguh lezat nasi goreng itu!semua bumbunya begitu meresap ke dalam masakan itu. Tak sampai 10 menit bagiku untuk menghabiskannya dan saya pun meminum air putih yang telah disediakan oleh bapak yang baik hati itu. Setelah kami semua selesai, kamipun membayar nasi goreng “spesial” itu dan kami segera meninggalkan tempat itu. Tak sampai di situ, setelah beberapa meter berjalan bapak itu mengejar kami. Bapak itu mengantarkan kacamata salah seorang teman saya yang tertinggal di atas meja tempat kami makan nasi goreng. Saya pun makin merasa takjub pada sikap bapak yang awalnya saya anggap kurang ramah itu, sekaligus saya merasa malu dalam batin. Sungguh pengalaman yang tak kan terlupakan sekaligus menjadi pembelajaran berharga dari Allah bagi saya…